Langsung ke konten utama

Postingan

Sarjana di Mata Orangtua

Bisa mengeyam pendidikan tinggi adalah kesempatan sekaligus anugerah luar biasa yang dimiliki seseorang. Banyak dari kita yang ingin kuliah tapi terbentur oleh faktor ekonomi, budaya keluarga, dan lain sebagainya. Mereka yang kini tengah menjalani pendidikan tinggi di Universitas semestinya harus sadar seberapa beruntung dan betapa mahalnya kesempatan ini. Mereka yang didukung penuh oleh keluarga baik secara moral maupun moril, sudah menjadi ketentuan untuk menjalani proses pendidikan dengan penuh semangat dan mendedikasikan dirinya. Gelar sarjana nampaknya masih terlalu ekslusif. Hal ini juga diperkuat dengan stereotip bahwa untuk menjadi sarjana harus memiliki banyak modal. Dan hanya orang-orang yang memiliki akses ekonomi lebih yang bisa mendapatkannya. Pemahaman demikian nyatanya keliru, banyak orang hanya bermodal niat dan tekad yang kuat mampu untuk mendapatkan gelar sarjana. Gelar sarjana bukan soal mempunyai uang dan materi, namun lebih dari itu perlu kegigihan dan...

ARAH BARU PRODUSEN TAPE WONOJOYO DAN KENDALA DI DALAMNYA

Produsen Tape Wonojoyo Hampir setiap hari semenjak proker (program kerja) anjangsana UMKM berjalan, saya dan teman teman posko KKN Desa Wonojoyo kenyang dengan suguhan tape singkong. Setiap kali anjangsa ke produsen tape, tidak sedikit dari mereka memberikan produk tapenya kepada kami, “ini untuk jajan teman teman di posko”, ujarnya. Ada keunikan yang saya temukan setelah mencicipi beberapa tape singkong dari berbagai produsen, diantaranya dari segi tekstur dan rasa tape. Setiap olahan tape dari setiap pelaku usaha pasti memiliki ciri khas yang berbeda-beda, ada tape yang memiliki tekstur empuk, pulen, sedikit lembek, dan tidak terlalu berair serta rasanya yang dominan manis dan sedikit hangat ditenggorokan saat dimakan. Disisi lain saya melihat dari segi kemasan produsen tape desa Wonojoyo terbagi menjadi dua kelomppok, yaitu menggunakan besek atau dibungkus plastik. Seperti yang kita ketahui besek merupakan .tempat atau wadah makanan yang berbentuk kotak dan terbuat dari ...

POTRET PRODUK UNGGULAN UMK DESA WONOJOYO KECAMATANGURAH - KEDIRI

Desa Wonojoyo Wonojoyo merupakan salah satu nama desa yang terletak di kecematan gurah kabupaten Kediri, desa Wonojoyo terdiri dari enam dusun diantaranya Dusun Ngrancangan, Krajan Lor, Krajan Kidul, Krajan Timur, Drangin, dan Kebonagung. Akses masuk desa Wonojoyo sangat mudah dan bisa dilalui oleh kendaraan roda dua ataupun roda empat. Jika teman teman pernah wira wiri ke simpang lima gumul atau Arc de Triompe nya Kediri kata generasi milenial, maka desa Wonojoyo berada di jalan arah Pare dari SGL (Simpang Lima Gumul). Letaknya yang cukup strategis karena dekat dengan icon kabupaten Kediri, membuat infrastruktur desa ini begitu maju. Jika kita berkunjung ke desa Wonojoyo, maka kita bisa melihat seluruh jalan desa sudah tertutup dengan aspal hitam. Masyarakatnya pun nampak banyak yang sudah sejahtera, berdasarkan pengamatan saya selama KKN mayoritas penduduk memiliki mobil dan rumah yang bisa dikatakan bagus. Ini mungkin karena sumber daya alam desa Wonojoyo yang melimpah d...

Masyarakat Dusun Ngrancangan, Wonojoyo Menggelar Bersih Desa Sebagai Wujud Syukur dan Penghormatan kepada Leluhur

Wonojoyo, Jum'at 28 Juli 2023.  Masyarakat bersama para sesepuh, dan tokoh agama Dusun Ngrancangan Desa Wonojoyo kompak menggelar tradisi bersih desa. Kegiatan tersebut merupakan bentuk terimakasih kepada para leluhur.  Kegiatan bersih desa merupakan serangkaian doa dan sudah menjadi tradisi turun temurun setiap 10 Muharram. Dalam kegiatan itu masyarakat berbondong-bondong membawa berkat (nasi) untuk disedekahkan kepada mereka yang hadir dalam kegiatan bersih desa. Ada yang membawa satu kotak, tiga, bahkan lima kotak lalu dikumpulkan ditengah tempat yang telah disediakan.  Tradisi bersih desa dilaksanakan di tempat pemakaman umum (TPU) Dusun Ngrancangan, dan dihadiri oleh seluruh elemen masyarakat mulai dari pemuda, anak kecil, orang dewasa, laki-laki,perempuan, tokoh agama, tokoh masyarakat dan lain sebagainya. Kegiatan yang dilaksanakan pada pukul 06.30 WIB juga di hadiri oleh Bu Mila selaku Kepala Dusun Ngrancangan dan beberapa Ketua RT dan RW setempat...

Ngaji Kuping Bareng Gus Hafidz : Rahmat di Balik Bulan Muharram

Pada malam selasa kemarin, saya berkesempatan mengikuti pangaosan (pengajian) rutin yang diselenggarakan oleh warga Dusun Ngrancangan, Gurah, Kabupaten Kediri. Acara tersebut diisi oleh tokoh agama setempat, beliau adalah Gus Hafidz. Acara dimulai pukul 19.20 WIB dibuka dengan pembacaan tahlil dan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan kajian tafsir surat Al-'Asr oleh Gus Hafidz dan ditutup dengan doa oleh beliau. Pada saat itu waktu menunjukkan sekitar pukul 21.10 WIB.  Dalam kajiannya, Gus Hafidz menyampaikan bahwa pada tanggal 10 muharam umat Islam di berbagai daerah berlomba-lomba melaksanakan ibadah sunah seperti puasa, sedekah, menyantuni anak yatim, bahkan ada yang bersedekah dengan membuat Jenang Suro. Jenang Suro dipahami melambangkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Gus Hafidz juga menambahkan bahwa Jenang Suro juga merupakan media untuk meminta rezeki.  Namun pada kesempatan ini, tulisan tidak akan membahas soal filosofi Jenang Suro, tapi membah...

Budidaya Gurame dan Usia Senja

Pagi ini saya bertemu seorang paman yang ramah dan baik, ia bernama Pak Purwanto. Setiap pagi dan sore beliau datang ke posko KKN saya untuk memberi makan ikan Gurame yang berada tepat di belakang rumah. Ikan Gurame merupakan salah jenis ikan yang memiliki nilai ekonomis cukup tinggi. Ketika saya bertemu dengan Pak Purwanto, saya sempat berbincang dan banyak bertanya tentang budidaya Ikan satu ini. Sebelum membahas lebih jauh soal budidaya ikan, posko KKN saya terletak di Dusun Ngrancangan Desa Wonojoyo Kabupaten Kediri. Posko saya merupakan sebuah rumah milik Pak Joko yang sudah lama tidak ditempati.  Saya memahami budidaya ikan gurame dari Pak Purwanto sebagai sebuah investasi sekaligus kegiatan usia senja yang menyehatkan jiwa. Dikatakan demikian karena ketika saya mengikuti kegiatan Pak Purwanto memberi makan ikan, jiwa saya merasa lebih tenang dan tentram. Suara riak air saat mulut ikan mengunyah pelet (pakan Ikan) dan suara kran air kolam. Seolah mengajak saya unt...

Uang dan Air Mata

Tangis ku menyertai uang yang engkau kirimkan Dibalik senyum manis mu, aku melihat ketulusan hati yang begitu asri Dan aku mendengarkan kesaksian itu dari kedua tangan dan kaki mu...  Tak sanggup ku bayangkan bila keringat yang mengembun di pori-pori mu menguap sia-sia...  Aku sibuk menjejaki jalan, sedang engkau menggali batu dan tanah mencari penghidupan...  Aku bersanding pada nurani, berharap suatu saat kita bertukar kursi, saling melengkapi dan memahami... Waktu terkadang menjadi kejam bagi ku...  Ia seperti koin, menampilkan dua sisi yang berbeda pada momen yang sama...  Andai waktu bisa membeku, hati dan akal ku tak mungkin gaduh...  Sungguh pertikaian yang tak berkesudahan...  Kediri, 19/08/2023